you're reading...
Cerita Lapangan

Irigasi; Berkah bagi Petani di Nagari Pasie Laweh

Irigasi tersier sebelum dibangun

Oleh : Maryati
Asisten CD Mandiri Kab. Padang Pariaman

Korong Ujung Guguk termasuk salah satu dusun di Nagari Pasie Laweh Kec. Lubuk Alung Kab. Padang Pariaman. Secara umum mata pencaharian utama penduduknya di sektor pertanian terutama tanaman pangan seperti padi dan jagung. Hal ini didukung oleh potensi daerah yang punya lahan luas dan sumber daya air yang melimpah dari irigasi teknis Batang Anai. Luas lahan persawahan kurang lebih 60 Ha belum seluruhnya mendapat pengairan yang memadai dari irigasi yang ada. Hal ini disebabkan karena belum semua area persawahan memiliki jaringan tersier irigasi, mengakibatkan hanya lokasi sawah yang dekat dengan jaringan irigasi saja yang dapat ditanami sepanjang tahun.

Kondisi tersebut tentu menjadi permasalahan bersama yang dihadapi oleh masyarakat petani khususnya petani yang kurang mampu dan penggarap. Mereka tidak dapat bercocok tanam secara rutin karena tidak memperoleh air dari irigasi dan hanya mengandalkan air musim hujan saja. Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan dan menjadi kendala dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Saluran tersier yang sudah dibangun oleh masyarakat

Persoalan saluran irigasi ini menjadi permasalahan prioritas yang harus diselesaikan oleh Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) Harmonis yang sudah menjadi bagian dari PJM Pronangkis. Disamping itu kegiatan ini didukung juga oleh pihak Dinas PU Pengairan yang ada di Kecamatan Lubuk Alung. Bapak Syamsurizal selaku Petugas Pengamat Pengairan (PPA) memberikan dukungan serta apresiasi positif karena dana pemerintah tentu tidak mencukupi untuk membangun saluran tersier di semua lokasi persawahan yang ada di Kecamatan Lubuk Alung karena Lokasinya cukup luas, sehingga dana dari manapun untuk membangun jaringan tersier baru diperbolehkan asal tidak bertentangan dengan master plan jaringan irigasi Batang Anai.

Di Korong Ujung Guguk pembangunan saluran tersier telah direalisasikan melalui serangkaian rembug masyarakat mulai perencanaan, pemanfaatan dan evaluasi kegiatan yang melibatkan seluruh unsur yang ada. Sumber dananya berasal dari stimulan BLM PNPM-MP Tahap I Tahun 2012. Pembangunan talang air di lokasi saluran irigasi tersier ini telah menjadi solusi bagi masyarakat petani yang biasanya sering mengeluh tidak bisa turun ke sawah karena kekurangan air terutama di musim kemarau.

Sekarang dengan telah terbangunya infrastuktur yang mendukung pertanian maka seluas 20 Ha sawah telah dapat dialiri air. Demikian keterangan dari Koordinator LKM Harmonis saat ditemui pada Acara Kunjungan Tim Koordinasi Pelaksana Program (TKPP) PNPM Mandiri Perkotaan Prov. Sumatera Barat bersama Tim KMW OC-1 Prov. Sumbar serta Korkot 4 Bukittinggi pada bulan Ramadhan Kemarin.

Suasana kunjungan Tim TKPP Prov. Sumbar dan Tim KMW Prov. Sumbar

Dengan terbangunya jaringan irigasi ini, masyarakat berharap dapat berlanjut pada jaringan lainya. Karena masih ada jaringan lain yang masih berupa saluran tanah dengan tingkat efektifitas rendah untuk menampung air sampai ke lokasi sawah yang ada di ujung area. Sehingga tambahan dana dari berbagai pihak dalam bentuk kemitrraan masih sangat diperlukan untuk melanjutkan pembangunan jaringan ini.

About Admin

Selamat datang di blog PNPM Mandiri Perkortaan Konsultan Manajemen Wilayah (KMW) Provinsi Sumatera Barat. PNPM Mandiri Perkotaan sebagai salah satu motor penggerak dalam penanggulangan kemiskinan di Indonesia. Serta bersama membangun kemandirian menuju kehidupan sejahtera.

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: